Lanjut ke konten

Informasi terkini – 12 April 2020

Penolakan Pemakaman Jenazah Covid-19

Kawal COVID-19's Avatar
Kawal COVID-19Tim administrator situs KawalCOVID19.id

Penolakan Pemakaman Jenazah dengan Protokol Covid-19

Disarikan oleh Nur Aisyah dan Satrio, Tim Media Monitoring KawalCovid19.id

Depok, 31 Maret 2020,
Penolakan terhadap lokasi pemakaman khusus pasien covid-19 muncul dari warga Kota Depok. Penolakan terjadi di Tempat Pemakaman Umum (TPU) yang disebut berada di Bedahan, Kecamatan Sawangan, Kota Depok.   Dalam video yang diunggah di Akun Instagram @depok24jam, terlihat sejumlah aparat dan perwakilan dari Pemkot Depok melakukan dialog kepada warga Kelurahan Bedahan.

Jatiagung, Lampung Selatan, 4 April 2020
Beredar baliho mengatasnamakan warga Jatiagung, Lampung Selatan yang menolak pemakaman korban Covid-19. Terkait penolakan ini aparat kepolisian setempat mengupayakan pendekatan persuasif. Ia mengatakan berdasarkan hasil dialog dengan masyarakat setempat diketahui masyarakat ada yang mengeluh setelah terjadi penolakan pemakaman di Kota Bandar Lampung, TPU Batuputu, tapi kemudian malah dimakamkan di Lampung Selatan.

“Kemarin sempat ada (penolakan), dan kami turun, arahan supaya tidak terjadi polemik, memang itu kan tanah pemprov, tapi warga menolak, saya arahkan sebagai warga negara, silahkan jika ada yang dikeluhkan,” ujarnya, Sabtu, 4 April 2020.Menurutnya masyarakat setempat bisa koordinasi dengan kepala desa, camat, dan pemkab terkait. Sementara pihak kepolisian sesuai tupoksi, mencegah adanya konflik, dan menenangkan warga.

Karawang, 8 April 2020,
Warga Dusun Mulyasari Desa Pancawati Kecamatan Klari Kabupaten Karawang menolak pemakaman jenazah pasien positif Covid-19 yang berasal dari Jayakerta di lokasi sekitar mereka. Wakil Bupati Karawang Ahmad Zamakhsyari didampingi Sekda Acep Jamhuri beserta Kapolres Karawang dan Dandim akhirnya turun tangan melakukan mediasi dengan warga.

Semarang, 1o April 2020,
Setelah mendapat perawatan intensif di RSUP dr Kariadi Semarang, seorang perawat yang positif Covid-19 asal Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, akhirnya meninggal dunia. Almarhumah semasa hidupnya berjuang membantu perawatan pasien Covid-19 sebelum terpapar virus SARS-CoV-2. Keinginan keluarga untuk memakamkan jenazah almarhumah di TPU Sewakul justru mendapat penolakan dari Ketua RT dan sekelompok warga sekitar, yang menolak Nuria dimakamkan di TPU tersebut. Akhirnya jenazah dibawa kembali ke RS Kariadi sebelum kemudian dimakamkan di TPU Bergota.

Pemakaman Khusus untuk Jenazah Covid19

Salah satu solusi penolakan pemakaman jenazah dengan protokol Covid-19 ini adalah mengalokasikan tempat khusus yang aman dari tempat-tempat yang dilarang (seperti dekat sumber air dsb), dan melakukan sosialisasi dan pendekatan persuasif serta edukasi masyarakat sebelum tempat tersebut digunakan. 

Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Perumahan dan Permukiman (Perumkim) telah menyiapkan lahan khusus pemakaman bagi jenazah pasien COVID-19. Lokasinya tempat Pemakaman Umum (TPU) Selapajang Jaya, Kelurahan Selapajang Jaya, Kecamatan Neglasari. Sekretaris Dinas Perumkim Kota Tangerang, Widi Hastuti mengatakan, kesiapan ini sebagai antisipasi penolakan warga terhadap jenazah COVID-19. Itu mengingat di beberapa daerah adanya penolakan terjadi.

Sinergi Foundation (SF) menyediakan lahan pemakaman khusus bagi warga yang meninggal karena terinfeksi virus corona atau Covid-19. Hal ini dilakukan karena maraknya fenomena penolakan jenazah korban Covid-19 oleh warga di sejumlah daerah. Lahan tersebut berada di kawasan taman wakaf pemakaman Muslim Firdaus memorial park di kabupaten Bandung Barat yang digagas Sinergi Foundation sejak 2013 lalu.

Pemkab Sleman menyiapkan lokasi pemakaman di Desa Madurejo, Kecamatan Prambanan, untuk pasien Covid-19 yang meninggal dunia. Penyiapan lokasi ini diperlukan mengantisipasi terjadinya penolakan warga. Tempat Pemakaman Umum (TPU) Madurejo yang miliki luas tujuh hektar itu berlokasi relatif jauh dari pemukiman penduduk dan masih cukup luas. Selain penyiapan lokasi, disiapkan pula bimtek bagi petugas pemakaman.

Pemerintah Kabupaten Sikka menyiapkan lahan seluas tujuh hektar yang dikhususkan untuk pemakaman pasien yang meninggal akibat Covid-19. Keterangan ini disampaikan Sekretaris Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sikka Petrus Herlemus. Lahan tersebut di Kecamatan Alok untuk lokasi penguburan pasien Covid-19 yang meninggal sudah disiapkan, walaupun hingga 10 April 2020, baru ada 2 orang PDP dengan hasil test negatif di Kabupaten Sikka.

Pendekatan persuasif seperti yang dilakukan Bupati Banyumas Achmad Husein memimpin langsung pemakaman jenazah pasien positif corona atau Covid-19 juga dapat menjadi solusi sementara untuk kasus-kasus penolakan dari warga. Awalnya jenazah akan dimakamkan di tempat pemakaman umum sesuai alamat aslinya, di wilayah Kecamatan Purwokerto Timur. Namun warga sekitar lokasi tersebut menolak.

Tabel I. Gambaran beberapa status Covid-19 di tempat-tempat yang dilaporkan ada kasus penolakan jenazah dengan pemakaman prosedur Covid-19

DaerahODPPDPPositifMeninggal
Semarang (11 April)1509 dari 2589189 dari 3485827
Lampung (9 April)1059 dari 218330 dari 47184
Depok (11 April)2077 dari 2334556 dari 68410210
Karawang (9 April)1056 dari 224033 dari 61391
Kab. Bandung Barat /Kab Bandung/Kota Bandung (11 April)81/449/54712/21/13812/14/672/2/14
Kabupaten Banyumas (5 April)134340 dari 5962
Sleman1010113 dari 151214

Sosialisasi mengenai Pemakaman dengan Prosedur Tetap (Protap) Pemakaman Covid-19

Sementara itu Dokter Spesialis Forensik RS Dr. Kariadi Semarang, Eva Utomo menilai prosedur pemulasaran jenazah hingga pemakaman sudah diterapkan sesuai dengan prosedur tetap untuk Covid-19. Ia juga mengaku pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkait pengurusan jenazah. “Pengurusan jenazah ini sudah sangat aman, sangat rapi oleh medis, kebetulan kami juga sudah berkoordinasi dengan MUI untuk keabsahan syariah untuk pemakaman jenazah muslim,” tutur Eva. Prosedur pengurusan jenazah Covid-19 yang dimaksud seperti memandikan sesuai dengan ajaran agama serta memberikan cairan klorin dan desinfektan kepada tubuh jenazah sebelum dikafani dan dibalut dengan dua lapis plastik yang kedap udara dan dipastikan aman. Fatwa MUI no 18 tahun 2020 sudah menjelaskan dengan gamblang untuk mengikuti anjuran ahli dan meminimalisasi peluang penularan baik pada masyarakat maupun pada petugas pemakaman. Fatwa tersebut bahkan memasukkan pula protokol pemakaman massal dalam satu lubang yang digunakan ketika musibah tsunami Aceh. 

Terkait berita di atas, Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo meminta maaf kepada keluarga yang mengalami penolakan pemakaman di Ungaran dan menghimbau dan mengedukasi warga Jateng khususnya mengenai pemakaman jenazah yang terkena protokol Covid-19. Selain itu, aparat juga telah menangkap tiga orang tersangka provokator penolakan jenazah perawat yang terpapar Covid-19.  

Tautan KawalCovid19.id tentang Pemulasaraan dan Fatwa terkait dilaporkan di tautan berikut:https://kawalcovid19.id/content/843/dunia-dalam-berita-covid-19#reach-skip-nav

Referensi:

https://www.cnnindonesia.com/nasional/20200410174518-20-492451/kisah-pilu-dari-penolakan-jenazah-perawat-corona-di-semarang

https://www.ayosemarang.com/read/2020/04/10/55070/jenazah-perawat-rsup-kariadi-positif-covid-19-ditolak-sekelompok-warga

https://www.lampost.co/berita-muncul-baliho-penolakan-pemakaman-jenazah-covid-19-di-kotabaru.html

https://www.ayojakarta.com/read/2020/03/31/14527/warga-depok-tolak-pemakaman-jenazah-positif-covid-19

https://republika.co.id/berita/q8fvra377/warga-dusun-karawang-tolak-jenazah-corona-wabup-kami-sedih

https://republika.co.id/berita/q83u69354/ditolak-warga-bupati-pimpin-pemakaman-jenazah-pasien-corona,

Pemakaman Khusus:

https://republika.co.id/berita/q8gxtq456/akan-ada-makam-khusus-jenazah-korban-corona-di-tangerang

https://republika.co.id/berita/q8h44z430/sinergi-foundation-siapkan-lahan-untuk-jenazah-korban-corona

https://republika.co.id/berita/q8d06r368/sleman-siapkan-tujuh-ha-pemakaman-untuk-jenazah-covid19

https://republika.co.id/berita/q8gsio459/lahan-tujuh-hektare-disiapkan-untuk-makam-jenazah-covid19