Lanjut ke konten
Kawal COVID-19
Mode warna

Siapkan Anak Anda Menghadapi Wabah Koronavirus

Berbicara dengan Anak tentang COVID-19

Kawal COVID-19's Avatar
Kawal COVID-19Tim administrator situs KawalCOVID19.id

Prinsip Umum Berbicara dengan Anak

Tetap tenang dan meyakinkan

Ingat bahwa anak-anak akan memberi reaksi terhadap Apa dan Bagaimana Anda menyampaikannya. Mereka akan menangkap isyarat dari percakapan Anda dengan mereka maupun dari percakapan Anda dengan orang lain.

Selalu Siap Untuk Mendengarkan dan Berbicara Dengan Mereka

Luangkan waktu Anda untuk berbicara. Pastikan anak-anak tahu bahwa jika mereka memiliki pertanyaan mereka bisa bertanya pada Anda.

Hindari Pernyataan yang Menyalahkan Pihak Lain dan Mengarah pada Stigma

Ingatlah bahwa virus bisa membuat semua orang sakit, apapun suku bangsanya. Hindari membuat asumsi tentang siapa yang mungkin terjangkit koronavirus.

Perhatikan Apa yang Dilihat atau Didengar Anak-anak Lewat TV, Radio, atapun Media Online

Pertimbangkan mengurangi jumlah waktu yang digunakan di depan layar untuk mencari informasi tentang COVID-19. Terlalu banyak informasi akan menimbulkan kecemasan.

Berikan Informasi yang Jujur dan Akurat

  • Berikan anak-anak informasi yang benar dan sesuai dengan usia dan tingkat perkembangannya.
  • Bicarakan dengan anak-anak beberapa cerita tentang COVID-19 yang beredar di internet dan sosial media, yang mungkin hanya rumors dan didasarkan pada informasi yang tidak benar. 

Ajarkan Mereka Bagaimana Cara Mengurangi Penyebaran Kuman

  • Ingatkan anak-anak untuk selalu menjauhi orang yang batuk, bersin, atau sakit.
  • Ingatkan mereka untuk menutup mulut mereka dengan tissue atau siku mereka saat batuk atau bersin, kemudian langsung membuang tissue tersebut ke tempat sampah.
  • Diskusikan semua tindakan-tindakan baru yang bisa dilakukan di sekolah untuk melindungi anak-anak dan guru di sekolah. (Contoh, mengajarkan proses mencuci tangan ).
  • Jadikan mencuci tangan sebagai suatu kebiasaan.
    • Ajarkan mereka untuk mencuci tangan mereka dengan sabun dan air keran yang mengalir paling sedikit selama 20 detik, terutama setelah mereka sisi/meniup hidung mereka, batuk, atau bersin; ke kamar mandi, dan sebelum makan atau menyiapkan makanan.
    • Apabila sabun dan air tidak tersedia, ajarkan mereka menggunakan hand sanitizer. Hand Sanitizer harus mengandung paling sedikit 60% alkohol. Awasi anak-anak kecil saat menggunakan hand sanitizer untuk mencegah tertelannya alkohol, terutama di sekolah dan di tempat penitipan anak. 

Fakta Tentang COVID-19 untuk Bahan Diskusi dengan Anak

Usahakan semua informasi tetap sederhana dan ingatkan mereka bahwa petugas kesehatan dan guru di sekolah bekerja keras untuk membuat semua aman dan sehat. 

Apa itu COVID-19?

COVID-19 adalah nama pendek dari “wabah koronavirus 2019”, sebuah virus baru. Para dokter dan ilmuwan masih mempelajarinya.

Saat ini, virus ini membuat banyak orang sakit. Para ilmuwan dan dokter berpikir bahwa kebanyakan orang akan baik-baik saja, terutama anak-anak, tetapi beberapa orang mungkin akan menderita sakit parah.

Para dokter dan ahli kesehatan sedang bekerja keras membantu orang untuk tetap sehat. 

Apa yang Bisa Saya Lakukan untuk Bebas dari COVID-19?

Kalian bisa mempraktekan kebiasaan hidup sehat di rumah, sekolah, dan saat bermain untuk melawan penyebaran COVID-19:

  • Tutup mulut dengan tisu atau siku kalian saat batuk atau bersin, kemudian langsung buang tisu tersebut ke tempat sampah.
  • Jangan sentuh mulut, hidung, dan mata. Hal ini untuk menjaga agar kuman tidak masuk ke dalam tubuh.
  • Cuci tangan dengan sabun dan air kran yang mengalir selama paling tidak 20 detik. Ikuti 5 langkah – basahi, buat busa, gosok, bilas, dan keringkan. Kalian bisa sambil menyanyikan lagu “Naik Kereta Api” dua kali.
  • Jika kalian tidak punya sabun dan air, minta bantuan orang dewasa untuk menggunakan hand sanitizer.Jaga kebersihan barang-barang di sekitar. Anak-anak yang agak besar bisa membantu orang dewasa di rumah dan sekolah membersihkan benda-benda yang sering disentuh, seperti meja, gagang pintu, saklar lampu, dan remote control.
  • Jika kalian merasa sakit, tinggal di rumah. Seperti layaknya kalian tidak mau tertular kuman dari orang lain, orang lain juga tidak mau tertular kuman dari kalian. 

Apa yang Terjadi Jika Kita Terinfeksi COVID-19

  • COVID-19 bisa terlihat berbeda di setiap orang. Bagi kebanyakan orang, jatuh sakit karena COVID-19 bisa seperti terkena flu. Mereka mengalami demam, batuk, atau kesulitan mengambil nafas yang dalam. Kebanyakan orang yang terinfeksi COVID-19 tidak sakit terlalu parah. Hanya sebagian kecil saja yang mengalami masalah serius. Menurut pengamatan para dokter, anak-anak yang terinfeksi COVID-19  umumnya tidak mengalami sakit yang buruk. Dan dari sekian banyak orang dewasa yang jatuh sakit, sebagian besar dari mereka sembuh.
  • Apabila kalian sakit, tidak selalu karena COVID-19. Orang bisa sakit dengan penyebab yang berbeda-bea. Yang paling penting diingat adalah, jika kalian sakit, orang dewasa di rumah dan di sekolah akan membantu kalian untuk mendapatkan bantuan yang kalian perlukan.
  • Jika kalian diduga terinfeksi COVID-19, orang dewasa di rumah atau di sekolah akan menelefon dokter atau rumah sakit sebelum mereka membawa kalian ke dokter. 

Sumber