Lanjut ke konten
Kawal COVID-19's Avatar

Kawal COVID-19

Tim administrator situs KawalCOVID19.id

Rendahnya Pelacakan Kontak dan Tingginya Tingkat Positivitas Tes: Latar Belakang dan Prospek PSBB II DKI Jakarta

Kami menjabarkan tiga tren penting yang menjelaskan lonjakan kasus di DKI Jakarta, yakni (1) memburuknya pelacakan, (2) meningkatnya tingkat positivitas tes meskipun jumlah tesnya bertambah dan (3) inefisiensi tes mandiri. Rekomendasi kami bagi Pemprov DKI agar PSBB kedua berhasil mengendalikan wabah: 1) tingkatkan rasio lacak isolasi hingga 30 kontak erat per 1 kasus baru, 2) pekerjakan tim pelacak kontak khusus, 3) lampaui protokol revisi ke-5 dan haruskan semua kontak erat dites usap meskipun tidak bergejala ketika dikarantina di fasilitas terpusat, 4) kurangi tes mandiri yang tidak perlu dan 5) pertimbangkan pendekatan “stick and carrot”.

Apakah Ibuprofen Memperburuk Infeksi COVID-19?

Klaim Berita dan laporan media sosial baru-baru ini menunjukkan bahwa penggunaan obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS), termasuk ibuprofen, dapat meningkatkan resiko terkena infeksi COVID-19 dan berpotensi memperburuk komplikasi. Fakta Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) baru saja mengeluarkan pernyataan klarifikasi resmi bahwa mereka tidak melarang penggunaan ibuprofen, seperti yang dilansir dari akun Facebook resmi WHO pada tanggal 19 […]